Ikan Teri Baik untuk Kesehatan Jika Tepat Cara Memasaknya

Di pasaran ikan laut kecil atau teri biasanya sudah diolah menjadi kering. Ikan teri biasa disantap untuk lauk atau campuran sambal. Menurut data Kementerian Kelautan dan Perikanan, produksi ikan teri di Indonesia sebanyak 170.842,63 ton, pada 2018.

Ikan teri mengandung nutrisi yang baik untuk tubuh. Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan menjelaskan, komponen gizi dalam 100 gram ikan teri setidaknya mengandung 74 kalori, 10.3 gram protein, 972 miligram kalsium, juga 554 gram natrium, dan 80 gram air.

Kandungan protein dan kalsium yang banyak dalam ikan teri juga bermanfaat untuk tulang, gigi, dan melancarkan hubungan sel. Mengutip dari situs web Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga mengonsumsi ikan teri juga baik untuk kesehatan jantung. Itu karena teri mengandung banyak minyak ikan, vitamin, dan asam lemak omega-3. Kandungan omega-3 pada bermanfaat untuk menjaga fungsi dan pertumbuhan otak. Menu makanan yang termasuk ikan teri, termasuk pola makan sehat.

Dari sekian banyak manfaat ikan teri yang mesti diperhatikan adalah pengolahannya. Teri biasanya digoreng, tapi cara memasak itu kurang tepat, karena membuat kandungannya yang rendah lemak jenuh malah meningkat. Kecenderungan itu tak baik untuk orang yang kolesterolnya tinggi.

Adapun orang yang memiliki riwayat asam urat juga sebaiknya tak mengonsumsi ikan teri asin. Sebab, kandungan senyawa purin yang tinggi dalam ikan asin bisa membuat kambuh asam urat.

RAHMAT AMIN SIREGAR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.